trip to tidung island

Pulau tidung (kepulauan seribu)

Jumat 23 juli tepatnya pukul 4 pagi,saya,ateng,danu,bapong,cemong mulai melakukan perjalanan untuk ke pulau tidung. Kami jalan dari rumah cemong menuju ankot 105 yang kearah terminal depok,sekitar 15 menit kami menunggu di pinggir jalan akhirnya ada juga angkot yang lewat, (2500 perkepala)

Sampai di terminal depok kami menuju stasiun kreta api dan membeli karcis tujuan kota sebesar 7500 untuk 5 orang,kami menunggu kerata ekonomi pertama yaitu pukul 05.00 namun itu semua tak sesuai yang di harapkan.kareta ekonomi pertama yang datang sangat penuh,kami semua memutuskan tuk menunggu kereta selanjutnta yang berselang waktu sekitar 15 menit.akhirnya kereta yang di tunggu tiba,tapi perasaan kami sudah tidak karuan karna kami mengejar keberangkatan kapal dari muara angke yang berangkat pukul 07.30dan akhirnya pada pukul 06.30 kami sampai di stasiun kota. Lalu kami naik metromini jurusan muara angke (2000 perkepala)

Tepat pukul 07.30 kami tiba di muara ungke dan langsung menuju pelabuhan,ternyata dewi fortuna berpihak pada kami,kapal yang menuju pulau tidung tinggal 1 dan yang terakhir,dengan membayar 33000 per kepala..hahaha dan berangkatlah kami..

Perjalanan di kapal

Partama perjalanan kami merasa sangat gembira,namun setelah 1 jam berlalu,perasaan bosan mulai melanda,ada yang menghibur dengan bernyanyi,mancing dan lain2.

setelah 3 jam berlalu sampai lah kami di pulau tujuan kami PULAU TIDUNG,mulai terlihat pantai yang bersih ban juga dapat terlihat ikan yang berenang2 ..

Kami mulai menyusur pantai di pulau tidung besar,ternyata  pulau ini gak sekecil yang kami bayangkan,cukup lelah mengelilingi pulau ini,

Setelah cukup lelah berjalan kami istirahat di pinggir pantai dan hendak membuat kopi dan teh,namun demi menghemat gas danu dan adit membuat api dari kayu yang ada di sekitar pantai,,

Setelah puas beristirahat dan bersantai2,kami melanjutkan misi kami yaitu menyusur pantai mengelilingi pulau tidung besar,dibawah teriknya matahari terlihat tampang lelah dari kami satu per satu.lalu saya memutuskan tuk istirahat sejenak dan mengambil gambar di pantai sisi yang berbeda yang tampak lebih bersih numun terlihat sedikit menyeramkan karena tidak ada satu orang pun selain kami ber 5.

Sekitar 5 menit kami istarahat,kami melanjutkan perjalanan lagi,sekarang kami arah ke jembatan penghubung antara tidung besar dan tidung kecil,sekalian kami ingin camp di sana.

Sekitar 20 menit berjalan akhirnya kami menemukan juga rumah2 penduduk,kami semua merasa lega,lansung saja kami mencari warung terdakat tuk melepas dahaga yang begitu dasyat karna kehabisan air saat menyusuri pantai..

Sesudah puas membasahi tenggorokan kami,kami melanjutkan perjalanan kembali,perjalanan kami yang ini tidak seberat yang tadi,karna cukup teduh dan juga sudah fresh kembali.. tapi saya melihat muka2 yang lain cukup mengantuk,dan tidak lama kemudian kami melahat taman tepat di depan gedung camat,dan kami istirahat kembali.bapong,adit dan danu terdidur pulas namun saya dan atenk sepakat tidak tidur tuk menjaga barang2.

Sekitar 30 menit kami di taman ini,kami melanjutkan perjalanan kembali menuju jembatan.tapi sebelumnya kami membeli air dahulu, kebetulan di dekat taman kami melihat warung,lalu kami mengeluarkan 3 botol aqua kosong dan 1 termos kecil diisi penuh oleh pemilik warung,dan ternyata sang pemilik warung sangat bermurah hati kepada kami,Ia tidak mau kami membayar air itu karena ia berniat tuk memberikannya Cuma2,lalu saya hanya membayar roti yang saya ambil saja sebanyak 6 buah.

Setelah oke semua,kami melanjutkan lagi, sambil berjalan menengok kanan kiri hendak mencari warung/toko tuk membeli gas portable,namun tidak ada I pun warung yang menjual,memang ni semua salah kami yang sangat kurang persiapan..

Setelah cukup lama juga kami berjalan, kami melihat kedai kelapa muda,sepengetahuan saya baca di internet,harga kelapa muda di pulau ini

sekitar 500 rupiah,namun tak di sangka2,harganya sangat tidak mengenakan tuk di dengar. 7000 per buah,karna sudah terlanjur di situ saya hanya membeli 2 buah saja dan juga sambil menyeduh kopi dari bekal kami.

Sungguh terasanya jiwa kebersamaan,rasa berbagi dan juga kesetiakawanan kami.

Setelah selesai kami langsung melanjutkan lagi,karena terlihat cuaca sudah mulai sore,tidak berapa lama kemudian tampaklah jembatan yang kami damba2kan. Lansung saja kami mengabadikan gambar2,tuk membuktikan kami sudah pernah ke pulau tidung.. hahahahaha….

Sungguh indah pemandangan yang kami lihat saat itu,air laut yang sangat jernih, dapat terlihat ikan,karang,bahkan bulu babi di sela2 karang.

Mulai kami menyusuri jembatan yang kurang lebih 1 km ini menuju ke pulau tidung kecil mencari tempat yang tepat tuk nge camp.

Setelah sampai di tidunk kecil dan sudah menentukan tempat yang tepat,kami bersantai sejenak,ada yang memasak mie dan juga ada yang ber snorkeling,tentunya saya memilih snorkeling terlebih dahulu.

Pemandangan bawah laut yang menabjukan,sungguh ini adalah kali pertama saya melihat pemandangan bawah laut yang sangat indah bagi saya..

Namun saat sedang asik memandangi karang,saya tidak sadar,tiba2 kaki saya menepak dasar dan tertusuk sesuatu yang sangat menyakitkan,setelah saya tengok ke dasar,teryata saya menginjak bulubabi,dengan rasa panic langsung saya naik ke permukaan dan bertanya kepada seorang nelayan dan untungnya iti tidak berbahaya,yang penting dibuat bergerak agar sisa2 duri yang menancap di dalam hancur..

Hari sudah mulai menjelang sunset,ini adalah suatu yang tak boleh terlewatkan jika berda di jembatan ini,setelah puas snorkeling saya bergantian membuat mie sambil menunggu sunset itu,,

Wah..ternyata hari itu sunset yang di tunggu tak seindah biasanya,mungkin dikarenakan agak mendung.

Hari sudah hamper gelap. Karena terlalu asik bermain,kami semua lupa membuat bivak tuk kami bermalam,maklum saja,lagi2 kelalaian kami sehingga kami tidak membawa tenda pula..

Karna saat itu waktu sudah benar2 mepet,kami membagi tugas,danu dan ateng ke tidung besar tuk meminta air minum karna persediaan sudah habis dan di pulau tidung kecil ini adalah pulau yang tak berpenghuni,lalu bapong mengumpulkan kayu tuk membuat kayu bakar,sedangkan saya dan adit membuat bivak..

Akhirnya sebelum jam 7 malam semua sudah beres dan siap istirahat..

Ternyata saya,atenk dan bapong terlelap duluan,tapi jam 9 malam saya terbangun karena banyak sekali nyamuk,karna terlalu lelah saya tidur lupa memakai sari puspa..

Ketika saya terbangun saya melihat danu dan adit sedang ngopi sambil ngobrol di luar bivak,setelah saya bangun danu meminta saya menemani adit tuk berjaga2.

Lalu saya dan adit menuju jembatan tuk beryani2 tibak lupa membawa gitar dan patromak sbg penerangan.. dan mulailah lagu2 regae yang entah benar atau salah liriknya keluar dari mulut kami..hahaha yang penting happy.hahahaha

Waktu pun menunjukan pukul 12 malam,saya dan adit hendak kembali ke bivak tuk megajak bergantian kpd yang lain tuk berjaga,namun pada akhirnya kami semuanya tertidur tanpa ada yang jaga ..dasar kebo0.

Good night all ……

Hari ke-2

Saat pagi menjelang yang tepatnya pukul 6 pagi, kami semua terbangun dan mulai bersiap2 dan juga merapikan sampah yang berserakan,setelah semuanya beres,kami hendak melihat sunrise di semacam dermaga yang belum jadi,terlahat juga banyak ikan2 berkumpul sangat banyak di sekitar dermaga .

Karna melihat banyak ikan,kami nafsu sekali tuk memancing,dengan umpan seadanya yaitu ikan kecil yang saya tangkap saat kemarin snorkeling .

Memang terlihat banyak ikan,tapi kami tak 1 pun dapat.. mungkin belum beruntung ..

Setelah puas di dermaga ini,kami hendak ke tidung besar tuk mencari makan nasi, di perjalanan kami bertemu sekelompok anak kecil yang sedang memancing di sekitar jembatan.

Saya meyapa meraka,dan bertanya2 sedikit tentang memancing,setelah sekitar 5 menit saya bertanya2,kami melanjutkan lagi perjalanan. Dan tidak jauh dari jembatanada juga tukang nasi goreng yang sudah buka.

Tanpa kami sadari 2 anak kecil tadi mengikuti kami dan duduk di tempat kami beli nasi goreng itu. Lalu saya belikanlah mereka,namun 1 piring ber 2 ..

Sambil menikmati nasi goreng kami berkenalan dengan 2 anak tadi ternyata namanya pian dan nauval kami juga bercerita2 banyak tentang apapun yang ada di sini,setelah bercerita banyak kami diajak jalan2  (ngebolang)..

Saat ngebolang atenk dan adit menunggu di tempat kami makan,sekalian manjaga barang2. Pertama kami di ajak makan bulubabi,saya memang pernah dengar kalau itu bias di makan,tapi saya belum pernah mencobanya .

Ketika sampai di tempat yang mereka maksud,pian langsung nyebur ke laut tuk mengambik bulubabi itu dan tiba2 teman2 mereka yang lain datang..

Saat saya mencicipi bulu babi yang sudah di dmbil dalamnya,ternyata rasanya tak seenak yang ku harapkan, rada asin ke amis2an,tapi tu saya anggap sebagai pengalaman beharga saya.

Setelah rasa penasaran hilang,saya menuju spot yang katanya banyak sekali bintang laut,dan saya baru teringat bahwa saya berjanji tuk membawakannya kepada beberapa teman saya .

Tibalah di tempat itu,ternyata tidak jauh dari tempat kami ngecamp,hanya berjarak 200 meter saja.

Saya enyisihkan beberapa untuk di bawa pulang,saya menaruh di bawah sinar mstahari agar cepat mengeras,sambil menunggu mengeras nauval mengajak kami memancing ikan,

Ternyata tempatnya itu adalah tempat kami memancing tadi .saya mau melihat,apakah mereka benar2 dapat dengan peralatan sesederhana itu,sedangkan kami yang terbilanh sudah cukup lengkap pun tak dapat,hehehe..

Cukup lama kami menunggu,sampai2 bapong teman saya mengajak kembali ke tempat kami makan,tidak lama setelah itu tali pancing tiba2 terulur sendiri,dengan riangnya mereka menarik talinya…dan STRIKE dapat juga iakn yang di tunggu2

memang ikannya terlihat kecil dan kalau dimakan tidak setimpal tuk kmi semua,tapi mereka tidak menghiraukan itu semua,mereka tampak sangat senang . karna hari cukup panas kemungkinsn pukul 11 siang,kami menyudahi acara memancing ini dan kembali ke tempat bintang laut tadi sekalian mau membakar hasil tangkapan kami ..

Setelah sampai lagi di tempat bintang laut,mulailah nauval dan temanya menyiapkan ikan dan kayu tuk membuat api,

Dengan cara yang sederhana kami menikmati hasil tangkapan kami,setelah selesai melahap ikan,saya memutuskan tuk kembali ke tempat nasi goreng karena sudah cukup lama juga kami meniggalkan adit dan ateng ..

Setelah kembali kami berniat pergi lagi tuk berenang di laut,kami menitip barang2 kami di kedai kami makan nasi goreng tadi,langsung saja kami menuju dermaga yang tempaat kami memancing tadi dan mulailah berenang .tapi teman2 bolang kami tidak ikut karena mereka makan dahulu mie yang saya berikan  .

Setelah setengah jam kami berenang tiba2 teman2 bolang kami teriak dari kejauhan mencari kami dan akhirnya kami berenang bersama mereka,,

Saat itu nauval mengajak kami ke suatu tempat yang katanya asik,yaitu KUDUS entah itu nama apa,kami menjabaninya dan diantarkanlah kami,setelah lama ke arah laut tak terasa sudah cukup jauh kami berenang dan akhirnya sampai juga di kudus , benar kata mereka,memang sangat bagus tempat itu namun di sini kami tak mau berlama2 karena mereka takut dengan sesuatu yaitu ( ikan cucut) kata mereka ikan itu manyerang orang,karna kami tidak tau apa2 dan tidak mau mengambil resiko kami ikuti saja perintahnya..haha

Setelah hari cukup sore kami memutuskan menyudahi ini,kami langsung menuju tempat pembilasan,sebelum sampai tempat pembilasan saya melihat banyak orang yang berkumpul bi jembatan pertama masuk dari srah tidung besar,ternyata banyak orang yang melompat dari jembatan .memang cukup tinggi tapi saya penasaran tuk mencobanya, ketinggianya sekitar 7 meter dan ternate hanya saya dan bapong yang berani lompat .

Setelah itu saya langsung menuju tempat pembilasan,saya melihat daftar harganya dan tercengang, karna harga bilasnya 6000 per gallon aqua . dan sudah mahal kami kehabisan air itu pula . dengan badan yang terasa lengket dan rambut yang kusut kami menuju kedai kami tadi,kata pian di polsek kami bias membilas dan setelah kami datangi kami di usir oleh penjaganya .kembalilah kami ke kedai lagi ..

Akhirnya teman2 bolang kami rela mengambilkan air di sumur tua yang berada di dekat polsek tadi . setelah kami tunggu beberapa lama akhirnya dia datang juga membawa banyak air dengan botol2 aqua, namun setelah kami cium airnya sedikit bau tapi takapalah,yang penting rambut tidak kusut ..hahaha

Magrib pun tiba, tapi sunset tak muncul lagi ,mungkin ini bukan rezeki kami dan teman2 bolang kami berpamitan tuk pulang, lalu saya berikan mereka sedikit uang itung2 sbagai guide cilik kami,,

Malam itu kami sangat bingung tuk bermalam di mana karena cuaca cukup buruk,lalu bapong memberi saran tuk bermalam di tempat pembilasan yang kebetulan kalau malam kosong. Sekitar 2 jam kami di situ ,

Sekitar pukul 8 kami di tawari bermalam di kedai bang jangkis,dan adit diajak bermain poker. Akhirnya danu dan adit bermain poker bertiga namun saya merasa sayangg jika malam terakhir dilewati begitu saja dengan bermian poker,lalu saya mengajak bapong dan ateng ke dermaga tidung kecil tuk bersantai dan bermadikan cahaya bulan,sangat nikmat malam itu . saya dan ateng berhayal apa saja karena kata bang Richard d’gillis mumpung menghayal gak di larang ..hahahaha

Setelah puas kami ber-3 kembali ke kedai tuk istirahat menyiapkan tenaga tuk besok pulang ..

Hari ke-3

Pagi sudah menjelang,kami bersiap2 tuk pulang dan tiba2 teman bolang kami datang kembali,dan mengantar kami sampai dermaga . cukup sedih memang berpisah dengan mereka tapi memang harus kami pulang karena factor keuangan yang menentukan .hahahahahahahah

Selamat tinggal teman-teman kecil ku…

Kutitip pulau itu di tangan mu,smoga kau bisa merawatyna. hingga suatu saat ku kembali ku masih bisa menghirup aromanya dan bertemu kalian lagi ……

Selesai …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: